Ketika anda bepergian dengan membawa beberapa gadget, tentunya akan sangat merepotkan kalau harus membawa beberapa charger pula.
Apalagi colokan listrik yang terbatas di kamar hotel.
Apa solusinya?
Yup, charger dengan beberapa lubang USB.

Tapi pernahkah anda membaca berita charger yang menyetrum sampai pemiliknya terbunuh? Atau charger yang menyebabkan ponsel meledak dan terbakar?
Mengerikan ya?

Itu disebabkan antara lain oleh charger yang berkualitas buruk yaitu tidak mengurangi atau menghentikan arus ketika baterai sudah penuh.
Alhasil baterai seperti balon yang ditiup melebihi kapasitasnya.

Atau kondisi sebaliknya yaitu handphone mencoba menarik arus melebihi kemampuan si charger sehingga si charger dipaksa bekerja melebihi kemampuannya.
Akibatnya si charger akan menjadi terlalu panas dan akhirnya meledak.

Hal itu tidak akan anda alami kalau anda menggunakan charger asli dari produsen handphone.
Tapi semua charger asli itu, hanya disiapkan untuk mengisi baterai 1 ponsel saja.

Charger Pintar 4 port USB

Charger ini dikatakan pintar karena memang mempunyai microcontroller (semacam komputer kecil) yang melakukan kalkulasi arus listrik yang harus dikeluarkan.
Dengan demikian, si charger tahu kapan harus mengurangi arus (yaitu ketika baterai ponsel hampir penuh) atau bahkan menghentikan sama sekali (ketika baterai ponsel sudah penuh)
Atau ketika ponsel mencoba "meminta" arus melebihi kapasitas si charger, maka si charger akan menolak sambil menyalakan lampu peringatan.

Ada 5 LED indikator, 1 berwarna hijau sebagai penanda aktifitas charger secara keseluruhan. 4 berwarna merah sebagai penanda aktifitas pengisian masing2 lubang charger.
Ya, memang ada 4 lubang charger sehingga charger pintar ini bisa mengisi 4 gadget sekaligus.

Spesifikasi teknis:
Input: AC 100-240V, 50-60Hz , 450mA
Output : DC Max. 5.0V/4800mA (total)
1 LED hijau dan 4 LED merah

LED merah menunjukkan situasi pengisian:
Berkedip lambat: output 200mA 1000mA
Menyala tanpa berkedip: output 1100mA 2000mA
Berkedip cepat: output > 2100mA
Tidak menyala: output mendekati 0 atau baterai sudah penuh

Dari LED merah ini, terlihat bahwa charger ini mengubah arus sesuai dengan kebutuhan. Dari merah tak berkedip, berubah berkedip lambat, sampai tidak menyala.

LED hijau menunjukkan situasi pengoperasian charger:
Menyala tanpa berkedip: listrik mengalir ke dalam charger dan kondisi normal.
Berkedip cepat: penggunaan listrik melebihi kapasitas maksimum charger, sebaiknya cepat lepas salah satu gadget sampai LED hijau berhenti berkedip.

Microcontroller di dalam charger ini juga akan segera melakukan pembatasan pengeluaran arus ketika situasi ini terjadi yaitu menghentikan pengisian salah satu gadget sampai arus turun ke batas normal.
Tapi tetap disarankan untuk mencabut salah satu gadget.

Tertarik membeli charger ini?
Silahkan beli di Tokopedia.