Cetak
Kategori: Comtronic Corner
Dilihat: 29060

Artikel ini dimaksudkan untuk membantu anda dalam membeli camcorder atau digital video camera.

Dengan semangat berbagi informasi, tulisan ini tidak dimaksudkan untuk mendikte anda, melainkan untuk menambah bahan pertimbangan dalam memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan anda.

Camcorder mempunyai beberapa spesifikasi penting yang wajib kita pertimbangkan dalam memilih atau membelinya.

* Resolusi CCD
CCD sensor merupakan bagian yang terpenting dalam camcorder karena bagian ini yang "menangkap" gambar dan mengubahnya menjadi informasi elektronik.
Contoh spesifikasi resolusi CCD: 800K pixel CCD, 600K still picture.
Informasi tersebut berarti CCD yang digunakan mempunyai resolusi atau kepadatan 800K (800,000) titik/pixel tetapi foto yang dapat dihasilkan adalah 600K (600,000) pixel.
Memang pada umumnya, camcorder dapat juga digunakan untuk memotret seperti digital camera, walau pun hasil dan fiturnya tentu tidak sebaik dan selengkap digital camera.
Makin besar tingkat resolusi, maka makin halus gambar yang dihasilkannya, tapi waspada jika spesifikasi menyebutkan interpolation atau interpolated; Kata-kata tersebut berarti resolusi yang dihasilkan merupakan hasil kalkulasi dan bukan merupakan hasil "tangkapan" gambar yang asli.
Pada saat ini, CCD yang 3 megapixel (still picture) atau lebih merupakan pilihan yang optimum karena biasanya camcorder yang menggunakan CCD tersebut menghasilkan gambar (still picture dan video) yang cukup baik dengan harga yang tidak terlalu tinggi.

* Jumlah CCD
Dalam camcorder, umumnya warna dibentuk dari 3 warna dasar yaitu merah, hijau, biru sehingga muncul istilah RGB (Red, Green, Blue)
Jika tidak disebutkan jumlah CCDnya, maka berarti camcorder tersebut cuma memiliki 1 CCD, sehingga semua warna (Red, Green, Blue) diambil melalui CCD yang sama.
Untuk menghasilkan warna yang lebih baik, ada camcorder yang menggunakan 3 CCD untuk mengambil masing-masing warna. Camcorder dengan 3 CCD ini akan menghasilkan gambar atau video dengan warna lebih baik daripada 1 CCD.

* Media penyimpanan
Sangat tidak disarankan untuk memilih menggunakan media penyimpanan tipe lama seperti VHS karena selain hasil simpanannya tidak baik, media tersebut sulit untuk dicari kompatibilitasnya.
Berikut adalah media penyimpanan yang sedang populer pada saat ini:
Keuntungan
Kerugian
Memory
(SD, Mini SD, Memory Stick, dll)
Pemakaian ulang tidak mempengaruhi kualitas perekaman. Kapasitas relatif kecil, jika ingin kapasitas lebih besar maka harus merogoh kocek lebih dalam.
MiniDV Harga relatif murah. Seperti halnya pita kaset, pemakaian ulang akan menurunkan kualitas perekaman.
DVD Pemakaian ulang tidak mempengaruhi kualitas dengan harga perunit media relatif murah. Media mempunyai batas jumlah pemakaian ulang.
Harddisk Kapasitas besar dan pemakaian ulang tidak mempengaruhi kualitas gambar. Harga camcorder yang menggunakan media ini masih cukup tinggi.

* Connection
Sangat disarankan untuk memastikan bahwa tersedia koneksi Firewire (IEEE1394) karena koneksi ini memungkinkan transfer hasil perekaman kualitas tertinggi ke komputer untuk kemudian anda edit.
Untuk mengetahui cara memindahkan hasil camcorder anda ke komputer, silahkan baca artikel Dari Camcorder ke CD
Pada camcorder juga tersedia koneksi USB. Walau pun banyak penjual camcorder yang menyatakan bahwa koneksi USB juga dapat memindahkan rekaman kualitas tinggi, tapi nyatanya kualitas rekaman tersebut tidak bisa menyamai kualitas dari Firewire.
Selain itu, perlu diperhatikan bahwa ada koneksi AV out sehingga camcorder anda dapat dihubungkan ke televisi untuk melihat langsung hasil perekaman.

* Zoom
Harap perhatikan bahwa optical zoom berbeda dengan digital zoom. Optical zoom merupakan pembesaran dari hasil pengubahan kekuatan lensa, sedangkan digital zoom merupakan hasil manipulasi gambar/video yang ditangkap oleh CCD sensor.
Hasil dari optical zoom adalah sangat baik, seolah-olah kita memang bergerak mendekati obyek yang sedang direkam, sedangkan hasil digital zoom akan tampak blur pada tingkat tertentu.

Selain spesifikasi di atas, perlu diperhatikan beberapa fasilitas (masing-masing pembuat camcorder mungkin mempunyai istilah berbeda, tapi dengan kemampuan yang sama) sebagai berikut:

* Automatic background brighness adjuster
Kemampuan untuk menyesuaikan tingkat keterangan (brightness) dari obyek utama sesuai dengan latar belakang. Fitur ini sangat berguna jika anda merekam obyek dengan latar belakang yang lebih terang, misalkan orang yang berdiri membelakangi lampu.
* Image stabilizer
Sesuai dengan namanya, fitur ini untuk men-stabil-kan hasil rekaman, amat berguna ketika tangan anda dalam kondisi cenderung bergerak, antara lain ketika anda melakukan perekaman sambil berjalan.
* Remote control
Anda akan memerlukan fasilitas ini ketika anda ingin menjadi salah satu artis yang berperan dalam video rekaman anda.
* External microphone
Masih dalam rangka merekam diri sendiri, external microphone dengan kabel yang cukup panjang akan membantu anda dalam merekam suara dari obyek yang berada agak jauh dari camcorder.
* Software
Perhatikan software yang diberikan gratis oleh pembuat camcorder mengingat harga software video editing biasanya cukup tinggi.
Sebagai perbandingan, Pinnacle Studio Plus 10.5 dijual dengan harga antara USD 50 - USD70

Selain hal-hal di atas, jangan lupa untuk memperhatikan jaringan purna jual di sekitar tempat tinggal anda sehingga anda tidak mengalami kesulitan ketika memerlukan layanan tersebut.

Berikut ini adalah sedikit review terhadap beberapa pembuat camcorder terkemuka:

* Sony
Produsen ini memang sudah terkenal sejak awal camcorder dijual, bahkan orang sering salah kaprah dengan menyebut camcorder sebagai handycam, di mana handycam sebenarnya adalah merek camcorder buatan Sony.
Camcorder buatan Sony memang cukup baik dan accessories yang tersedia cukup lengkap, sehingga bisa menjadi salah satu pilihan utama.
Tapi sayang bahwa camcorder Sony dengan 3 CCD dijual dengan harga yang sangat tinggi (lebih dari 20 juta Rupiah)
* Panasonic
Camcorder buatan Panasonic biasanya cukup murah dan handal. Walau pun kita memilih yang dilengkapi dengan 3 CCD, tapi Panasonic tetap tidak jual mahal.
Sayang seribu sayang bahwa accessories yang tersedia amatlah terbatas sehingga kita tidak bisa dengan leluasa menambah kemampuan camcorder ini. Hal tersebut terlihat dari web site Panasonic yang miskin informasi tentang accessories untuk camcorder.
* JVC
Pembuat camcorder ini tampaknya selalu berusaha menampilkan fitur baru dengan harga yang terjangkau, bahkan belum lama ini JVC meluncurkan camcorder 3 CCD 5 megapixel dengan harga seperti camcorder 1 CCD 3 megapixel.
Walau pun dengan harga murah dan segudang fitur mutakhir, tampaknya JVC masih belum bisa mengalahkan popularitas Sony dan Panasonic, tapi siapa yang bisa mengetahui masa depan?

(RIS)