Cetak
Kategori: Tip Praktis
Dilihat: 6830

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa nyamuk bertelur dan telur nyamuk akan menetas menjadi jentik nyamuk (atau cuk)
Maka salah satu cara untuk mengurangi jumlah nyamuk (kita tidak mungkin membasmi nyamuk karena mereka bisa berkembang-biak di mana saja termasuk di daerah-daerah yang tidak dapat atau sulit kita jangkau) adalah dengan membasmi jentik nyamuk di sekitar kita.

Nyamuk bisa bertelur di banyak tempat selama tempat tersebut berair.
Sebenarnya, jika anda sudah menjalankan 3M (Menutup, Menguras dan Mengubur) seperti yang sering disarankan pada iklan layanan di TV, anda sudah banyak berperan dalam usaha memutus rantai kehidupan nyamuk yaitu dengan berusaha mencegah nyamuk bertelur di sekitar anda.

Tapi apa daya, para nyamuk tentunya tidak berhenti berusaha untuk mencari tempat yang strategis untuk bertelur demi kelangsungan generasi nyamuk tersebut. Mereka akan mencari tempat lain untuk bertelur dan berkembang-biak yang pada akhirnya generasi baru tersebut akan datang juga ke tempat anda untuk menghisap darah dan menyebar bibit penyakit.

Lalu mengapa kita tidak membiarkan nyamuk tersebut bertelur, baru membasmi jentik nyamuknya sehingga tidak ada generasi baru nyamuk yang akan mengganggu anda.

Bagi anda yang kebetulan memiliki rumah dengan saluran pembuangan (got) terbuka di depan rumah, akan dapat melihat (kalau anda mau memperhatikan dengan lebih dekat) bahwa nyamuk-nyamuk tersebut bertelur pada aliran air pada got tersebut (terutama jika aliran air pada got tersebut berjalan lambat) Dalam waktu beberapa hari, telur-telur tersebut akan menetas menjadi jentik nyamuk yang dalam waktu beberapa hari kemudian akan menjadi nyamuk dewasa.

Jika anda bisa membuat aliran air di got anda menjadi cepat atau malah tidak ada air sama sekali, maka hal tersebut adalah kondisi yang baik, tapi sang nyamuk akan mencari tempat lain lagi untuk bertelur.

Lalu bagaimana???
Kenapa kita tidak basmi saja jentik nyamuk tersebut?
Bagaimana caranya?

Dengan semakin maraknya orang memelihara ikan Lohan, maka semakin banyak dijumpai orang menjual makanan untuk Lohan tersebut yang berupa ikan guppy kali (atau juga disebut ikan cere), anak ikan lele, dan ikan-ikan kecil lainnya.Ikan-ikan tersebut dijual dalam satu kantong plastik yang berisi banyak ikan dengan harga yang cukup terjangkau (Rp.1000,- s/d Rp. 3000,-)

Seperti yang kita ketahui bersama, jentik nyamuk merupakan makanan yang lezat bagi kaum ikan. Karena itu, kalau kita melepaskan ikan-ikan tersebut ke dalam got yang banyak terdapat jentik nyamuk, maka dalam waktu singkat, jentik nyamuk tersebut akan habis dan kita pun akan aman dari serbuan nyamuk.

Ada beberapa pertimbangan dalam memilih ikan yang akan disebarkan. Ikan lele dapat hidup di air yang sangat kotor tapi agak lambat dalam berkembang-biak, sedangkan ikan cere cepat berkembang-biak tapi biasanya tidak terlalu tahan pada kondisi air yang terlalu kotor.
Jika anda menyebar ke dua jenis ikan ini sekaligus, maka ikan lele yang ganas akan juga memakan ikan cere tersebut.

{moscomment}